Senin, 21 Desember 2009

Puisi untuk Ibu

Tiada kata yang pantas terucap selain “Sanjungan” dan “Terima kasih” serta “Permohonan Maaf”

Maafkan aku ibu, yang selalu melukaimu

Maafkan aku ibu, yang selalu membuatmu menangis pilu

Maafkan kesalahanku

—–ooOoo—–

Ibu, satu kata yang selalu menuai banyak decak kagum dan rasa cinta. Bahkan tak cukup kata untuk menuliskan betapa besar dan agung sosoknya.

Mudah-mudahan tak terhenti pada kata-kata sederhana ini aku mengagungkanmu, juga tak terhenti pada seremonial peringatan hari ibu,

Karena bagiku, setiap hari adalah milikmu,

hanya saja...

Setiap hari pula Terkadang aku lupa akan Dirimu...

Maafkan Khilafku Ibu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar