Kamis, 11 Maret 2010

Penambahan Ruas Tol Tingkatkan Efisiensi Industri

Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan terima kasihnya terhadap penambahan ruas jalan tol di Indonesia. Penambahan ruas jalur tol diharapkan bisa meningkatkan efisiensi bagi sektor industri untuk kelancaran arus barang.

"Saya terima kasih mulai ada satu per satu tol yang diresmikan," katanya saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (22/2/2010).

Namun, kata dia, saat ini kurang lebih ada 23 ruas jalan tol yang mandek terkendala pembebasan lahan. Sehingga ia mengharapkan pembebasan lahan tol bisa lebih lancar dan cepat.

"Akhir tahun ini, UU soal pembebasan lahan diketok parlemen. Menjelang itu perlu sistem pembebasan tanah yang memakai jaminan pemerintah melalui BLU (badan layanan umum)," katanya.

Ia mencontohkan pembangunan tol di Jawa maupun luar Jawa sangat mendesak. Misalnya rencana pembangunan tol Manado-Bitung sepanjang 35 Km masih terkendala investor sehingga perlu ada fasilitas keringanan fiskal dan lain-lain.

Hari ini Wakil Presiden Boediono meresmikan Tol Jakarta Outer Ring Road West 1(JORR W1) Kebon Jeruk Penjaringan. Tol sepanjangan 9,7 Km itu diharapkan bisa menekan waktu tempuh arus barang dari kawasan-kawasan industri seperti Tangerang saat menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok atau sebaliknya.
(http://www.detikfinance.com/read/2010/02/22/173251/1304591/4/penambahan-ruas-tol-tingkatkan-efisiensi-industri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar